Bumi merupakan tempat diman kita tinggal. Kita di bumi ini di bagi menjadi beberapa benua dan negara. Meskipun kita berbeda negara tapi tidak diperuntukan kita untuk saling bermusuhan. Karena tujuan dari semua ini adalah perdamaian, ketenangan dan kesejahteraan dalam hidup. Sering kita ketahui masih banyak perang di mana, bentrok, konflik menyebabkan kehancuran dimana mana. Ambil contoh di palestina. Setiap hari mereka harus menderita karena kekejaman tentara zionis israel. Konflik yang berkepanjangan membuat mereka hidup tidak tenang, setiap hari harus beroacu dengan kerasnya dentuman rudal-rudal pesawat.
Tentara israel bahkan membunuh anak-anak untuk santapan anjing pelacak mereka.
Sungguh tidak bisa saya menahan air mata membaca kekejian tentara
Israel terhadap anak-anak Palestina di jalur Gaza. Kebiadaban mereka
tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Foto-foto dan video kekejaman
yang menimpa anak-anak Palestina adalah saksi bahwa kebiadaban itu
adalah fakta yang tidak terbantahkan.
Tentara Israel membawa anjing pelacak untuk memburu pejuang Hamas.
Ketika anjing itu lapar, mereka mencari anak-anak dan menembaki mereka.
Mayat anak-anak itu dijadikan makanan bagi anjing-anjing ini.
Beberapa hari lalu, di kamp pengungsi Jabaliya, yang terletak di
bagian utara Gaza City, tak jauh dari pintu perbatasan Erez, seorang
bocah perempuan, Shahd (4 tahun), sedang bermain di halaman belakang
rumahnya. Tiba-tiba, tentara Zionis Israel menyerang dan menembak
membabi-buta. Bocah gemuk yang lucu itu bersimbah darah.
Melihat anaknya tergeletak di lantai dengan kondisi mengenaskan,
kedua orang tuanya buru-buru mengulurkan tangan hendak meraihnya. Tapi,
serdadu Israel mengusirnya dengan hujan peluru. Kedua orang tua itu pun
meninggalkan tempat itu, sementara anaknya masih tertidur di sana: entah
sedang sekarat, entah sudah tewas.
Rupanya tentara Israel yang selalu membawa anjing pelacak saat
melakukan serangan darat ke Jalur Gaza, memang punya maksud tertentu
dengan tindakannya itu. Jenazah Shahd sengaja dibiarkan tergeletak di
halaman terbuka itu untuk (maaf) dijadikan santapan anjing.
”Anjing-anjing itu meninggalkan satu bagian utuh tubuh bayi malang
itu,” kata Abu Aukal, dengan air mata berderai, saat menuturkan cerita
tragis itu, seperti dikutip islamonline, kemarin.
”Kami melihat pemandangan memilukan selama 18 hari terakhir (agresi
Israel). Kami mengangkat mayat anak-anak yang tercabik atau terbakar.
Tapi, tak ada yang seperti ini,” kata Abu Aukal.
Berhari-hari saudara Shahd, Matar, dan sepupunya, Muhammad, mencoba
meraih tubuh gadis itu, tapi sia-sia. Lagi-lagi, tentara pendudukan
Israel menggunakan bahasa tembakan untuk mengusir kedua bocah itu.
Bergidik saya membaca kekejaman tentara Israel ini. Saya yang
penyayang anak-anak tidak bisa membayangkan kepiluan orangtua Shahd yang
melihat mayat anaknya dijadikan santapan anjing. Ya Allah, kenapa masih
ada manusia yang sangat biadab seperti itu dimuka bumi ini. Apa salah
anak-anak itu sehingga mereka menjadi korban kebiadabn tentara Israel.
Selanjutnya ditulis dalam berita itu,
Apa yang terjadi pada Shahd, kata Zayda, tak bisa digambarkan
dengan kata-kata, tidak pula rekayasa kamera. ”Anda tidak akan pernah
membayangkan apa yang telah dilakukan anjing-anjing itu kepada tubuh
anak tak berdosa itu,” kata pria ini sambil menahan air matanya.
Zayda menambahkan, ”Mereka bukan hanya membunuh anak-anak kami.
Mereka juga melakukan tindakan yang sangat keji dan tak
berperikemanusiaan.” Sejumlah orang Palestina meyakini apa yang terjadi
pada Shahd bukanlah satu-satunya kasus mengerikan yang dilakukan
tentara Israel kepada warga Palestina di Gaza.
Sebelumnya, menimpa keluarga Abu Rabu yang sedang mencoba menguburkan
tiga anggota keluarganya yang tewas, ketika tentara Israel secara
tiba-tiba mencegah acara penguburan itu dengan berondongan peluru. Saat
keluarga yang sedang berduka itu menjauh, tentara Israel melepaskan
anjing-anjing pelacaknya ke arah tubuh-tubuh itu. Peristiwa ini juga
terjadi di Jabaliya.
Sekali lagi, saya hanya bisa menangis dan menangis membayangkan
tragedi kemanusiaan yang memilukan ini. Semoga Allah SWT menimpakan
balasan yang setimpal terhadap kekejian yang dibuat tentara Israel itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar